
MATARAM.RINJANINEWSONLINE
Isu perpanjangan kerja sama pengelolaan Mataram Mall kembali menghangat. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah dan pengelola harus menemukan titik temu yang adil. Ia menyebut perlunya “win-win solution” yang didukung data komprehensif, kajian teknis gedung, dan perhitungan nilai investasi.
Baca Juga
- Dewan: Jangan Biarkan Pasar Seni Sayang-sayang Hilang dari Peta Wisata Mataram!
- Inovasi Jadi Kunci, Komisi IV DPRD NTB Dorong Optimalisasi Aset Dishub
- Dewan Ingatkan Pejabat Pemkot Tak ‘Gatal’ Disentuh Kritik
Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan, menegaskan bahwa pembahasan perpanjangan kerja sama pengelolaan Mataram Mall tak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Ia menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh yang mencakup seluruh aspek, bukan hanya fokus pada besaran royalti. “Ya, Win-Win Solution yang kami maksud itu, ini semuanya, semua hal ini dikompilasi. Dikompilasi dulu dari semua hal yang saya sampaikan tadi, Bukan cuma hanya masalah royalti saja begitu,” ujarnya kepada rinjaninewsonline (28/10)
Irawan menilai keseimbangan antara nilai aset milik Pemerintah Kota Mataram dan kontribusi pengelola menjadi faktor yang harus dihitung secara objektif. Menurutnya, pemerintah wajib memastikan aset daerah memiliki nilai yang proporsional dalam kerja sama yang berlaku. “Seperti yang kita sampaikan bahwa ini harus ada ada hal yang balance begitu. Pertama adalah bagaimana Pemkot Mataram juga menilai seberapa besar sebenarnya ini, aset yang kita serahgunakan,” katanya.


Selain aspek administrasi dan nilai aset, Irawan menekankan perlunya kajian teknis dari ahli struktur bangunan untuk memastikan bahwa gedung Mataram Mall masih layak digunakan jika masa kerja sama diperpanjang hingga 20 tahun ke depan. “Kalau misalkan ini dilakukan perpanjangan sampai 20 tahun, masih layak enggak gedung itu untuk kita terima? Begitu… Harus ada kajian dari ahlinya, yaitu ahli struktur bangunan itu kan,” tegasnya.

Berita Terbaru
- DPRD NTB Apresiasi Relaksasi Pajak Kendaraan, Warga Diminta Jangan Lewatkan Kesempatan Ini
- MTQ XXXI di Loteng Tuai Pujian, Wakil Ketua DPRD NTB: Dampaknya Luar Biasa untuk Ekonomi dan Persatuan
- Mataram Gagal Bangun Sekolah Rakyat karena Lahan, Politisi PDIP Lempar Kritik
- Dukung Sikap WaliKota Soal LGBT, Dewan Ungkap Titik yang Dikeluhkan Warga

Ia juga mengingatkan bahwa pengelola Mataram Mall telah menginvestasikan modal besar sejak awal pembangunan. Hal ini harus menjadi bagian dari pertimbangan agar keputusan yang diambil tidak merugikan salah satu pihak. “Tetapi juga kita tidak boleh memungkiri bahwa apa yang sudah di apa namanya, modal yang sudah dikeluarkan oleh Mataram Mall untuk membangun gedung Mataram Mall itu sendiri tidak sedikit juga begitu. Memang ini perlu makanya ada Win-Win Solution begitu,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelola Mataram Mall telah menginvestasikan modal besar sejak awal pembangunan. Hal ini harus menjadi bagian dari pertimbangan agar keputusan yang diambil tidak merugikan salah satu pihak. “Tetapi juga kita tidak boleh memungkiri bahwa apa yang sudah di apa namanya, modal yang sudah dikeluarkan oleh Mataram Mall untuk membangun gedung Mataram Mall itu sendiri tidak sedikit juga begitu. Memang ini perlu makanya ada Win-Win Solution begitu,” tambahnya.



Tinggalkan komentar