
Bunda Kikin dan OPD Kompak Dukung Program SOLID, Perkuat Peran Staf Ahli di Mataram
MATARAM. RINJANINEWSONLINE
Upaya Pemerintah Kota Mataram dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan penyelesaian isu-isu strategis daerah mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mataram, Hj. ND Kinastri Mohan Roliskana, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri sekaligus mendukung pelaksanaan program Proper Optimalisasi Peran Staff Ahli (Sahli) melalui SOLID (Sinergi Organisasi dalam Menyelesaikan Isu Daerah).
Baca Juga
- Zia Urrahman Buktikan Komitmen! IPSI Mataram Gelar Turnamen Besar & Kirim Atlet Silat ke India
- Inventaris DPRD NTB Dijarah saat Aksi 30 Agustus, Polisi Periksa Terduga Pelaku
- Serangan Fajar: Biang Keladi Korupsi dan Keangkuhan Anggota Dewan
Acara sosialisasi program tersebut digelar pada Selasa (16/09/2025) di Aston Hotel Mataram. Kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mataram dan jajaran OPD menunjukkan komitmen kuat untuk membangun sinergi lintas sektor guna memperkuat fungsi staf ahli (Sahli) dalam mendukung kebijakan dan program prioritas daerah.Dalam sambutannya, Hj. ND Kinastri Mohan Roliskana yang akrab disapa Bunda Kikin ini menegaskan pentingnya optimalisasi peran Sahli sebagai mitra strategis kepala daerah.


“Optimalisasi peran staf ahli tidak hanya memperkuat kerja pemerintahan, tetapi juga mempercepat penyelesaian berbagai isu pembangunan di tingkat lokal. Program ini harus kita dukung bersama agar hasilnya nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.Sementara itu, Sudirman, Staf Ahli Setda Kota Mataram, menjelaskan bahwa program SOLID menjadi jembatan sinergi antar instansi.

Berita Terbaru
- Lalu Wirajaya Antar Bantuan Kurban Presiden Prabowo ke Perwakilan Organisasi Islam di Loteng
- Rachman Tebar Kurban di Enam Kecamatan, Tiga Sapi dan Lima Kambing Disalurkan untuk Warga
- CCTV hingga Modal Usaha, Aspirasi Warga Kebon Jeruk Baru Ampenan Jadi Catatan Dewan
- Warga Mataram Timur Ingin RT Lebih Mandiri Lewat Fasilitas Sosial Lengkap
“Melalui SOLID, kita ingin menciptakan pola kerja yang lebih terkoordinasi. Sinergi ini akan memperkuat basis data, mempercepat pengambilan keputusan, dan menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.Program Proper Optimalisasi Peran Sahli melalui SOLID ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong efisiensi, inovasi, dan respons cepat terhadap isu-isu strategis daerah sehingga pelayanan publik semakin optimal. (Dayu Sanji)




Tinggalkan komentar